Membuat Bisnis Kuliner Anda Sendiri

Menurut sumber statistik, bisnis kuliner berkembang pesat. Pada tahun lalu saja, ada lebih dari 1 juta restoran yang buka, dan bidang ini mempekerjakan lebih dari 13 juta orang. Bagi individu yang ingin belajar bagaimana untuk memulai bisnis mereka sendiri, industri makanan menawarkan banyak alternatif. Dalam artikel ini akan membahas manfaat memulai bisnis kuliner, kualifikasi yang diperlukan untuk mengelolanya, dan praktik terbaik untuk melakukannya dengan sukses.

Banyak orang memulai bisnis kuliner dengan tujuan membuka restoran. Memiliki restoran yang sukses membutuhkan lebih dari sekadar memasak. Pemilik restoran atau katering harus tahu cara memilih staf, membangun kantor yang produktif, dan mengawasi masalah keuangan.

Pelanggan harus dapat memesan dengan cepat dan efektif karena bisnis kuliner sering mengandalkan layanan cepat dan instan. Restoran yang lebih besar dengan lebih banyak anggota staf bahkan dapat menerima pesanan secara online. Pemilik bisnis kuliner harus berusaha keras untuk memastikan bahwa makanan yang mereka tawarkan selalu berkualitas tinggi karena bisnis kuliner juga sering dikaitkan dengan kemampuan untuk menghasilkan masakan berkualitas terbaik.

Keterampilan yang dibutuhkan pemilik restoran

Kebanyakan orang terkejut menemukan bahwa tidak semua pemilik bisnis kuliner adalah koki atau memiliki pengalaman kuliner. Hanya 30% pengusaha kuliner yang memiliki pengalaman dalam profesi kuliner sebelum memulai bisnis sendiri. Mayoritas calon koki memulai dengan menyediakan layanan katering, menjual makanan, atau memasarkan produk makanan. Katering, grosir, dan konsultan untuk layanan kuliner juga termasuk dalam bisnis kuliner.

Sangat penting untuk memiliki beberapa keterampilan dasar sebelum memulai bisnis kuliner Anda sendiri (misalnya, kemampuan untuk menggunakan pisau dan peralatan dapur lainnya dan prosedur memasak), atau Anda dapat mempelajari bakat ini melalui pendidikan kuliner (misalnya, sekolah kuliner, magang kuliner).

Karena persaingan yang ketat dalam bisnis kuliner, calon koki dan pemilik restoran harus menjadi koki yang luar biasa agar berhasil. Jika Anda tidak memiliki keahlian kuliner, Anda dapat merekrut pekerja yang kompeten dalam mengelola operasi bisnis.

Ambil beberapa buku resep, tonton program memasak di TV, dan berlatih di dapur sampai Anda merasa cukup aman untuk meluncurkan bisnis kuliner Anda sendiri, misalnya, untuk menyempurnakan bakat kuliner Anda. Selain itu, Anda harus membiasakan diri dengan aturan lisensi bisnis makanan dan peraturannya. Untuk setiap kota atau wilayah memiliki perizinan yang berbeda.

Cara sukses dalam bisnis kuliner

Pengusaha di bisnis kuliner mungkin sangat sukses jika mereka adalah koki yang terampil. Kemampuan memasak, pengetahuan manajemen bisnis, dan banyak pengalaman adalah komponen penting dari bisnis kuliner. Pemilik bisnis kuliner harus dapat menjalankan dapur atau restoran kecil, mempekerjakan dan melatih pekerja, merencanakan promosi, berinteraksi dengan distributor makanan, dan mengelola uang.

Saran untuk memulai bisnis kuliner

Jika Anda terampil, memiliki pengalaman, dan seorang juru masak yang layak, menjalankan bisnis kuliner bisa sangat menguntungkan. Bagaimanapun bisnis kuliner membawa tingkat risiko yang tinggi karena biaya startup yang tinggi dan mendapatkan keuntungan yang lebih rendah dari yang diharapkan di tahun pertama. Karena mereka salah menilai masalah biaya, banyak pebisnis gagal dalam dua tahun pertama.

Oleh karena itu, sebelum memulai bisnis kuliner, Anda harus memiliki cukup uang untuk menutupi berbagai biaya startup, biaya operasional bulanan, ditambah beberapa uang ekstra untuk perizinan dan biaya tak terduga. Memulai bisnis kuliner akan membutuhkan biaya untuk menyewa ruang, membeli inventaris, mendapatkan lisensi yang diperlukan, dan mempekerjakan staf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *