Cek Komponen Mobil Ini Setelah Terendam Banjir

mobil banjir

Komponen Mobil yang Harus Dicek Setelah Terendam Banjir

Bencana banjir menjadi kekhawatiran bagi setiap masyarakat. Pasalnya, tidak cuman mengganggu kegiatan harian, banjir mampu menimbulkan kerugian yang sangat besar. Bukan hanya rumah yang terendam, kendaraan pun seringkali menjadi korban. Tentu saja kalau kendaraan terendam air, maka kemungkinan besar dapat mengalami kerusakan.

Nah, untuk mencegah kerusakan itu terjadi, Anda harus mengecek terlebih dahulu beberapa komponen utama pada mobil terendam banjir.

Lantas, apa sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini.

1. Komponen Mesin

Komponen atau bagian yang penting untuk Anda cek adalah mesin. Komponen ini sangat penting dan harus Anda cek pertama kali saat mobil terendam banjir. Sebab, air yang terserap dan masuk ke proses pembakaran pada mesin akan membawa dampak rusaknya pada beberapa komponen di dalamnya. Misalnya piston, ring piston, sampai klep.

Langkah pencegahan maupun mitigasi yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisasi kemungkinan rusaknya ialah langsung mengganti oli mesin.

 

2. Komponen Kelistrikan Mobil

Berikutnya adalah komponen kelistrikan mobil. Berbagai komponen tersebut misalnya accu, instalasi kabel kelistrikan mobil, sampai ECU. Jika komponen kelistrikan ikut terendam banjir, maka semuanya harus Anda cek secara seksama dan pastikan komponen tersebut kering.

 

3. Interior Mobil

Komponen yang paling akhir terdapat dalam interior mobil. Jika banjir yang berjalan cukup dalam, tak jarang air justru masuk ke dalam interior mobil. Selain berisiko mengalami kerusakan, air yang masuk bisa membawa dampak interior menjadi kotor, berkarat, sampai menimbulkan bau tak sedap.

Oleh karena itu Anda harus melakukan pembersihan secara tuntas, baik secara total sampai sela-selanya. Terdapat pula treatment khusus yang bisa membuat interior mobil bersih kembali.

 

Batas Aman Mobil Menerjang Banjir

Memang, kendaraan mobil sebaiknya tidak nekat untuk menerjang banjir. Tapi kalau kondisinya mendesak dan terpaksa untuk melewati banjir, maka ketahui dulu batas aman mobil menerjang banjir.

Jika keadaan banjir setinggi kurang lebih 30 centimeter atau setara trotoar jalan, masih aman untuk anda lalui. Tapi kalau lebih dari itu, sebaiknya jangan coba-coba, ya. Lebih baik memutar dan mencari jalan lain daripada mobil mengalami kerusakan!

 

Cegah Keuangan Jebol untuk Perbaiki Mobil

Tentu saja kita tidak ingin mengalami keadaan banjir. Namun, dengan keadaan iklim saat ini, bencana banjir berisiko terjadi kapan saja. Konsekuensinya, kendaraan kita juga berpotensi ikut terdampak.

Jika perihal itu terjadi, maka langkah-langkah preventif di atas harus langsung Anda lakukan. Baik itu ke bengkel atau dengan usaha lainnya. Nah, untuk mengatasi rusaknya mobil tersebut tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Maka dari itu, di sinilah peran pentingnya dana darurat. Selain anggaran keuangan yang kita alokasikan setiap bulannya. Adanya pos keuangan ini, bisa kita gunakan untuk kebutuhan-kebutuhan tak terduga, seperti perbaikan rusaknya mobil akibat banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *